News Update » Aceh Timur » News Update

Din Minimi Lolos Saat Disergap di Rumahnya

10 June 2015 - 17:04 WIB

SERAMBIFM.COM, IDI – Satuan Reskrim dan Resmob Polres Aceh Timur kembali melakukan penyergapan terhadap Nurdin bin Ismail Amat alias Din Minimi (37) ketika sosok paling dicari itu sedang berada di rumahnya, di Dusun Alue Cah Rapah, Desa Ladang Baroe, Kecamatan Julok, Aceh Timur, Rabu (10/6/2015) sekitar pukul 08.55 WIB.

Informasi yang dihimpun Serambinews.com, pada pukul 08.55 WIB, datang sekitar 10 personel Satuan Reskrim dan Resmob Polres Aceh Timur mengendarai tiga mobil. Tim kepolisian tersebut langsung mengepung untuk target menyergap mantan kombatan GAM tersebut.

Hampir bersamaan dengan upaya penyergapan itu, Din Minimi bersama anggotanya dengan kekuatan tiga pucuk senjata api campuran, yaitu dua AK-47 dan satu M-16 langsung melarikan diri dari jendela rumah ke arah belakang.
Meskipun targetnya lolos, tetapi aparat kepolisian tetap melakukan pembersihan di rumah tersebut.

Di rumah tersebut didapati seorang warga bernama Pak Wan yang berprofesi sebagai mantri dan sempat merawat seorang anggota Din Minimi yang terluka. Pak Wan tercatat sebagai warga Desa Bandar Baro, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur.

Menurut keterangan Pak Wan kepada polisi, dari beberapa orang anggota Din Minimi, tiga di antaranya sakit (akibat bekas luka tembak di Tangse, Pidie) dengan kondisi membusuk dan berulat). Penyergapan di rumah Din Minimi tidak ada korban jiwa. Namun satu pucuk senjata M-16 A1 berhasil disita.

Keuchik Ladang Baro, M Yusri yang dihubungi Serambinews.com membenarkan ada penggerebekan rumah Din Minimi. Sempat terdengar suara tembakan saat polisi mengejar Din Minimi dan anggotanya yang kabur.

M Yusri juga mengutip keterangan ibunda Din Minimi yang membenarkan anaknya bersama beberapa kawannya pulang ke rumah, Rabu (10/6/2015) sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, baru sekitar tiga jam berada di rumah langsung disergap oleh polisi.

Berdasarkan penelusuran Serambinews.com, sebuah akun Facebook atas nama Din Minimi membuat status, “tak usah pasang perangkap karena saya tak bodoh. Pengkhianat juga TNI-Polri, lihat semua rakyat, aku baru pulang ke rumah hari ini tapi langsung ditembak oleh Polri biadab. Allahu Akbar, Hidup Aceh Merdeka.” Status itu tercatat diposting Rabu (10/6/2015) pukul 11.00 WIB.(c45)