News Update » Aceh Barat » News Update

Dua Gajah Mengamuk, Warga Mengungsi

15 April 2015 - 16:33 WIB

SERAMBIFM.COM, MEULABOH – Dua ekor gajah liar dilaporkan mengamuk dan merusak rumah Abdul Wahid, warga Desa Krueng Meulaboh, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Jumat (11/4) malam lalu. Akibatnya, Abdul Wahid dan keluarganya, hingga Selasa (13/4) terpaksa mengungsi karena gajah liar tersebut masih berkeliaran di wilayah itu.

Camat Pante Ceureumen, Maimun SSTP, mengatakan bahwa Abdul Wahid luput dari amukan gajah karena saat hewan berbadan besar itu merusak rumahnya, ia bersama istri dan anaknya sedang mengunjungi rumah saudaranya di desa lain yang berjarak 7 kilometer dari rumahnya. “Amukan gajah ini menghancurkan rumah Abdul Wahid yang berkonstruksi kayu, dan peristiwa ini sudah kami laporkan ke Pemkab Aceh Barat melalui dinas terkait,” kata Maimun.

Menurutnya, gangguan gajah di Kecamatan Pante Ceureumen sudah sangat sering terjadi. Beberapa bulan lalu, sejumlah warga juga diamuk gajah yang turut merusak rumah mereka. Kasus yang sama terjadi tahun lalu, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa akibat amukan gajah. “Karena itu, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) diminta segera turun ke lokasi untuk mencegah gangguan gajah liar. Sebab, selama ini BKSDA dinilai terkesan lepas tangan,” ujarnya.

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Aceh Barat, Selasa (14/4), telah menyalurkan bantuan masa panik kepada Abdul Wahid, yang rumahnya rusak diamuk gajah. “Bantuan disalurkan berupa bahan kkebutuhan pokok dan pakaian untuk Abdul Wahid dan keluarganya,” kata Kabid Sosial, Drs Jon Aswir, kemarin.

Sementara itu, Camat Woyla Barat, Drs Mahdali, Selasa kemarin menyatakan, gangguan gajah liar di Desa Simpang Teumarom yang beberapa waktu lalu juga merusak rumah warga, kini mulai berkurang, setelah diusir menggunakan mercon. “Namun warga masih cemas terhadap kembalinya kawanan gajah tersebut. Kami berharap BKSDA segera melakukan penanganan terhadap gangguan gajah liar di wilayah kami,” harap Mahdali.(edi)